"orang kreatif selalu ingin mengetahui segala hal. karena dia tahu bahwa semua hal itu dapat menimbulkan ide baru, tetapi ia tidak tahu kapan akan muncul. namun, dia percaya hal itu akan terjadi."

Macam-macam Bisnis


Bisnis sendiri memiliki pengertian yaitu suatu USAHA perseorangan ataupun kelompok organisasi yang menyediakan barang atau jasa dengan maksud memperoleh keuntungan dan memenuhi kebutuhan konsumen.

Untuk menyediakan barang atau jasa yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen dan dapat memuaskan kebutuhan dengan cara menguntungkan maka dibuatlah Perusahaan, Perusahaan sendiri adalah suatu unit kegiatan ekonomi yang diorganisasi dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang bertujuan untuk menyediakan barang dan jasa.

Orang yang berbisnis harus siap untung dan siap rugi, bisnis juga tidak hanya tergantung dengan modal uang, tetapi reputasi, keahlian, ilmu, sahabat dan kerabat dapat menjadi modal bisnis itu sendiri.

Tidak semua bisnis bertujuan untuk mendapatkan keuntungan, ada juga bisnis yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya, seperti yang di kutip dalam website http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis yang bertuliskan :

” Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.”

Masalah dalam pemilihan usaha harus ditetapkan pada saat usaha akan didirikan atau akan memulai melaksanakan operasinya. Dalam hal ini terdapat beberapa pertimbangan apabila kita akan memilih usaha.

Pertimbangan tersebut antara lain :

a)      Jenis usaha yang akan dilaksanakan

b)      Jumlah modal untuk usaha dan kemungkinan untuk menambah modal itu

c)      Rencana pembagian laba

d)      Penentuan tanggung jawab perusahaan

e)      Penanggungan resiko yang akan dihadapi

f)       Prinsip-prinsip pengawasan yang akan digunakan

g)      Jangka waktu berdirinya perusahaan

Beberapa Bentuk Perusahaan yang saya bahas adalah :

1. Usaha Perseorangan

Usaha perseorangan merupakan salah satu bentuk yang banyak dipakai di Indonesia. Bentuk ini biasanya dipakai untuk kegiatan usaha yang kecil, atau pada saat permulaan mengadakan kegiatan usaha. Usaha perseorangan ini dimiliki oleh seseorang, dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua resiko dan kegiatan perusahaan.

2. Firma (Fa)

Suatu persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan nama bersama, dalam mana tanggung jawab masing-masing anggota firma tidak terbatas, sedangkan laba yang diperoleh  akan dibagi bersama-sama. Demikian pula halnya jika menderita rugi, semuanya ikut menanggung.

3. Perseroan Komanditer (CV)

Perseroan komanditer atau disebut Commanditaire Vennootschaap (CV) ialah suatu bentuk perjanjian kerja sama untuk berusaha bersama antara orang-orang yang bersedia memimpin, mengatur perusahaan, serta bertanggung jawab penuh dengan kekayaan pribadinya, dengan orang-orang yang memberikan pinjaman dan tidak bersedia memimpin perusahaan serta bertanggung jawab terbatas pada kekayaan yang diikut sertakan dalam perusahaan itu.

4. Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan terbatas ini merupakan suatu badan hukum karena karena memiliki kekayaan sendiri yang terpisah dari kekayaan pribadi masing-masing pemegang saham. Kepada pemegang saham hanya dibayarkan dividen apabila perseroan itu mendapat laba. Kalau perusahaan menderita rugi, tidak boleh dibayarkan dividen kepada persero. Oleh karena itu setiap tahun diwajibkan kepada direktur untuk melaporkan keuntungan yang diperoleh.

5. Perseroan Terbatas Negara (Persero)

Persero merupakan salah satu bentuk perusahaan milik Negara yang sebelumnya bernama perusahaan Negara ( PN). Umumnya Persero ini terjadi dari perusahaan Negara yang kemudian diadakan penambahan modal yang ditawarkan kepada pihak swasta. Pada nama perusahaan, PT-PT semacam ini biasanya diberi tanda kurung Persero di belakangnya.

6. Perusahaan Daerah (PD)

PD adalah perusahaan yang modal/sahamnya dimiliki oleh pemerintah daerah, dimana kekayaan perusahaan dipisahkan dari kekayaan Negara. Tujuannya sendiri adalah mencari keuntungan yang nantinya akan digunakan untuk membangun daerah.

7. Perusahaan Negara Umum (PERUM)

Tujuan dari PERUM adalah mencari keuntungan, tetapi kesejahteraan masyarakat tidak boleh diabaikan. Pihak swasta diperbolehkan menanamkan modalnya pada PERUM meskipun seluruh modal dimiliki pemerintah. PERUM dipimpin oleh suatu direksi yang bertanggung jawab atas segala hubungan hokum dengan pihak lain dan diatur menurut hokum perdata.

8. Perusahaan Negara Jawatan (PERJAN)

Kegiatan usahanya ditujukan terutama untuk pelayanan kepada masyarakat atau untuk kesejahteraan umum (public Service) dengan memperhatikan  pula segi efisiensinya. PERJAN dapat memiliki fasilitas-fasilitas begara, sebab merupakan bagian dari departemen/direktorat jendral. Seluruh karyawanya berstatus pegawai negeri. PERJAN memiliki hubungan hokum public, yaitu apabila terjadi persengketaan maka PERJAN berkedudukan sebagai pemerintah.

9. Koperasi

Keperasi berarti bekerja bersama-sama, dari kata ko dan operasi. Jadi keperasi merupakan perkumpulan orang-orang untuk mengadakan kerjasama, bukanlah merupakan konsentrasi modal. Koperasi Indonesia di artikan sebagai Organisasi ekonomi rakyat yang berwatak social, beranggotakan orang-orang atau badan-badan hokum. Koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan dan kegotong-royongan.

10. Yayasan

Dasar hukum untuk mendirikan yayasan ini krang jelas, tetapi umumnya yayasan merupakan sebuah badan hokum dengan kekayaan yang dipisahkan. Tujuan pendiriannya bukanlah untuk mencari keuntungan, melainkan lebih menitik-beratkan pada usaha-usaha social.

Menurut saya itulah macam-macam bisnis yang berbentuk usaha, selebihnya terletak pada diri anda sendiri bagaimana anda menjelaskan tentang macam-macam Bisnis atau Usaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s