"orang kreatif selalu ingin mengetahui segala hal. karena dia tahu bahwa semua hal itu dapat menimbulkan ide baru, tetapi ia tidak tahu kapan akan muncul. namun, dia percaya hal itu akan terjadi."

Curahan Hati Adik Saya


Tertawa sekaligus sedih melihat atau yang lebih tepatnya mendengar cerita dari seorang adik laki-laki saya yang saat ini bersekolah di salah satu SMK NEGERI TERNAMA jurusan teknik di Jakarta Pusat. Cerita ini mungkin memang sudah lama atau terbiasa terdengar di kalangan SMK yang dulunya sering kita kenal dengan sebutan STM.

Adik saya selalu mencurahkan hatinya yang penuh kegelisahan, keresahan, kekesalan, kemarahan, perasaan ingin berontak maupun perasaan sedih yang melanda hatinya. Dia pernah bilang, “ade perlu tes kejiwaan kayanya Mba!”. Mendengar kata-kata tersebut saya otomatis untuk bertanya kepadanyaapa masalahnya?hingga ade perlu tes itu?sampai dia harus mengatakan hal itu? Karena pasti masalahnya sangat mengganggu kehidupannya sekarang. Di saat itulah dia bercerita banyak kepada saya. Dia merasa terbebani untuk bersekolah di SMK tersebut. Kenapa? Dia sering dipalak hingga terjadi keributan (hingga tonjok-tonjokkan ) dan sering diajak tawuran
.
Padahal sekolah tersebut sekolah yang sangat bagus walaupun memang sering terdengar bahwa seringnya mereka tawuran. Akan tetapi, mendengar pidato kepala sekolah tersebut, yang akan menjadikan sekolah tersebut SEKOLAH BERSTANDAR INTERNASIONAL (SBI) . Apalagi untuk mendapatkan sekolah tersebut adik saya harus bersaing dengan ratusan atau mungkin ribuan pendaftar. Saya bangga akan prestasi adik saya yang bisa mendapatkannya, tetapi entah kenapa saya jadi sedikit menyesal untuk mendukungnya masuk ke STM. Alasan dia untuk masuk ke STM karena seperti yang kita ketahui bahwa pendidikan di sana akan mendidik anak muridnya untuk Siap Kerja.

Kembali ke cerita adik saya,

Saya bertanya, “ Ade ngelawan nggak waktu dipalak?” dan dia menjawab, dia melawan sampai kettahuan guru tetapi beruntung tidak sampai terkena poin. “padahal ade udah ga ke kantin tapi mereka udah kenal tampang ade”, dengan murung dia bercerita. “mereka bisa malak ade di mana aja, di bis, busway, kelas, kamar mandi dan lain-lain. Mereka punya anak buah banyak Mba. Udah gitu Ade juga terus diajak tawuran tapi kabur terus”. Saya bingung harus bilang apa, dalam benak saya “apa guru-guru tidak mempunyai mata-mata untuk membasmi hal yang seperti ini. Katanya mau jadi SBI. Bila ada, apa mata-mata mereka yang bodoh atau murid-muridnya terlalu licik untuk menyembunyikan hal tersebut atau murid yang teraniaya seperti adik saya terlalu takut untuk bilang ke guru mereka tentang hal ini” seperti kata adik saya “malah guru dulunya juga ada yang ikut tawuran Mba” tetapi“apa tawuran harus diwariskan pada anak muridnya sekarang yang sudah era globalisasi seperti ini”. “apa tidak ada kerja sama antar guru dengan murid atau mingkin sekalian untuk melibatkan pihak kepolisisan”. Mungkin ini hal ekstrim tapi menurut saya wajar untuk membasmi hal seperti itu, teringat kegelisahan adik saya beberapa waktu yang lalu. “Mba, Ade diajak tawuran” sambil menunjukkan sms yang berisi

Woi, cari senjata kaya’ kopel, tongkat golf,samurai, BR besok dikumpul !!

*kurang lebih begitu isi sms yang berasal dari kakak kelasnya, karena sms sebagai rekod bukti telah dihapus

Oke!! Mengerikan yah…
Saking paniknya , saya segera menelpon pacar saya untuk meberitahukan hal ini pada wali kelasnya. Kerena dalam benak saya, dia suaranya cukup menyeramkan untuk dapat dipercayai. Saya juga bingung dengan adik saya yang ketakutan. Saya juga berpikir untuk menjemputnya sepulang sekolah tetapi dia tidak mau. Setelah akhirnya pacar saya tidak jadi menelpon wali kelas adik saya, lalu adik saya juga ketahuan membolos karena ketakutan.

Adik saya juga bercerita, mereka yang menjadi “jagoan” juga biasanya punya ilmu tek tok apa itu? Itu semacam ilmu kebal katanya. Setelah itu, dia kemudian bercerita, sebanyak 6 orang temannya ada yang tidak kuat untuk bersekolah di sana sehingga pindah.
“ Ade juga mau pindah?” , tanya saya
“enggaklaah Mba, sekolahnya bagus Cuma anak2nya aja yang kaya gitu”, katanya
“kemaren anak2nya jadi tawuran?, kok ga ada di tv?”, tanya saya kembali
“jadi, Cuma belom besar Mba. Ntar ada lagi pas hmmm… Hari Kebangkitan Nasional Mba baru mau ditayangin di Tv!!!” katanya
Perkataan inilah yang membuat saya tertawa sekaligus sedih pula. Mau jadi apa mereka bersekolah tetapi bangga akan tawuran mereka yang akan ditayangkan di televisi bahkan di Hari Kebangkitan Nasional. Paradigma yang turun menurun ini harus dihapuskan dari pikiran mereka yang menganggap hal tersebut menjadi kebanggaan dan lebih miris ini terjadi pada sekolah yang ingin merintis menjadi SBI bahkan yang sudah SBI.

Yah.. tawuran atau memalak atau tindak kekerasan lain yang tidak hanya terjadi di kalangan pelajar tetapi juga mahasiswa bahkan warga. Hal ini sering dilakukan oleh senior ke junior mereka atau mereka tidak memandang senior maupun junior. Mereka juga bangga akan prilaku mereka. Padahal bila mereka tertangkap, sekolah mereka akan berakhir yang akhirnya masa depan mereka juga yang dipertaruhkan beruntung bila mereka tidak cacat fisik. Mereka juga dapat berakhir dalam jeruji besi yang panas.

Apa kita harus diam membiarkan paradigma ini terus berkembang karena berawal dari nafsu jahat yang tidak bisa dibendung?????

One response

  1. Ass..

    Memang Ya Sekarang Tanpa Maksud Apa apa Terkadang Siswa Sekolahan Dari SMA sampe SMP suka Yg namanya Tawuran,
    Tapi Untuk apa Ya sebenarnya? ??

    Wawancara Saya Dengan Satu Orang Yg Terbilang Jagoan (Ayam kali Jago)

    Tawuran Itu Tradisi Dari Dulu? ?
    Ada Juga yg Karena Rasa Solidaritas Yg salah Kaprah! ?

    Bingung saya,

    Hoalah Ilmu Tek tok apa itu Mba?
    Tanya Lebih jelas lagi Ke Adik Mbak..
    mana Mungkin Ilmu Kebal Untuk Maksiat Seperti Itu..
    Siapa Yg Ridho?
    Jinnya Bakalan Kabur,
    Selama Ini selama saya Belajar Ilmu Kanuragan/Ghaib Di seluruh Padepokan Ga Ada Yg Namanya Ilmu Tek Tok mbak apa lagi Ilmunya KHUSUS untuk Tawuran :D? ????
    Bilang Aja Mbak Ke Adik Mbak
    Jangan Langsung Percaya Sama Ilmu Ghaib apa Lagi Kalo yg Punya Orang Yg Jauh Dari Sang Pencipta Nda Mungkin Di Beri Karomah seperti Itu,
    Itu Hanya salah satu Cara Siswa/anak Anak Yg Nakal Untuk Menipu Mempercayai Dan mengajak Maksiat, Karena Si Pengikut Sudah Terpengaruh sama Sang Pengajak yg Katanya Sudah Memiliki Itu Tek Tok #Ga ada Tu Mbak Bilang Ke AdikMbak! ?
    Ooh ya Sekalian Tegaskan Ke Adik Mbak Jangan Takut Nolak Kalau Di Ajak Tawuran

    Salam, Padepokan Rajah Di Rajeh

    Ki Ageng Arya Brandal Loka Jaya

    wassalamualaikum.

    15 June, 2012 at 6:31 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s